Bogor Tujuan Backpacker Kami

Rasanya ingin menyambangi Bogor, meskipun bisa pulang-pergi, tapi saya pengen banget menginap di sana karena alasan ingin menikmati dingin dan sejuknya kawasan yang dikenal Kota Hujan tersebut. Tanpa panjang lebar, dari Jakarta yang penat ini, pergilah ke Bogor dengan membawa keperluan secukupnya, karena niatnya emang mau backpacker-an, jadinya ga banyak yang dibawa.

Suasana di Bogor berbeda dengan 10 tahun sebelumnya, di mana Bogor sekarang banyak didominasi kendaraan plat B, ditambah Kota Hujan ini dikenal dengan kota angkot. Bagaimana ngga, tepat di depan stasiun Bogor, banyak angkot mangkal di taman Topi. Mobil berwarna hijau ini tak henti-hentinya menghiasi keramahan kota Bogor.

Siang-siang juga tak kalah hebat dengan Surabaya yang dikenal dengan panasnya. Hari itu saya berpikir “Ini Bogor, Jakarta apa Surabaya sih? kok panasnya ga ketulungan”, ahhh… manusia memang diciptakan tak pernah merasa puas. Asap kendaraan bermotor roda dua dan empat memang menjadi penyebab kenapa kota yang dulu dikenal setiap sore itu hujan, tapi semuanya jauh dari anggapan tersebut.

Bogor tetaplah Bogor, siang seperti menggeliat, namun ketika malam datang, semua itu sirna karena sejuknya kota di pinggiran Ibukota. 3Sesampainya di sana, bingung mau cari hotel mana yang cocok untuk backpackeran dan bener-bener murah tapi pelayanan memuaskan. Ada info Hotel Papaho di sana, dan akhirnya memutuskan menginap. Setelah buka Google dan mengetik keyword Hotel Papaho, katanya pernah ada orang Over Dosis dan meninggal di sana.

Usur punya usut si korban meninggal tersebut anak Kedokteran YARSI. Ah udah lah gapapa, ga ngefek sama dengan kematian. Pesen kamar, dapet nomor 105. Tapi anehnya, hotel sebagus ini kok sepi tamu? iseng ngobrol sama Room Boy, katanya sepi karena pernah ada yang meninggal, jadi tamu pada ketakutan menginap di Papaho.

Kasian juga sih sebenernya dengan kejadian ini, hotel sangat dirugikan karena ketakutan tersebut. Tapi semua itu terbantahkan, karena selama 2 hari menginap di sana, ngga ada kejadian-kejadian aneh atau penampakan. Semua normal berjalan dengan semestinya.

Ah orang-orang jaman sekarang masih aja ada yang mempercayai hal-hal begituan, padahal udah 2012 LOL. Balik lagi ngomongin hotel, overall pelayanan memuaskan dan harganya terjangkau, meski dari depan terkesan harga hotel ini mahal, tp yakinlah rate-nya tidak seperti yang dibayangkan.

Saya lulusan Kampus Tercinta Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta dari Fakultas Ilmu Komunikasi konsentrasi ilmu Jurnalistik 2007-2011. Semasa kuliah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Yakin Usaha Sampai untuk Iman Ilmu dan Amal.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer